oleh

Menengok Kebun Sayur Organik di Baran Agro

-Pertanian-45 views
Malanginspirasi.com, Kedungkandang – Mengusung konsep urban farming, Kebun Organik Baran Agro berupaya memproduksi sayur organik yang sehat, bersih dan ramah lingkungan. Hasil produksinya sempat dititipkan di sebuah swalayan sayur, namun kini dipasarkan sendiri dengan cara promosi dari mulut ke mulut.

Terletak di sebuah pemukiman di Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kebun Organik Baran Agro memiliki tiga greenhouse dengan desain bagus menggunakan rangka besi yang dilengkungkan setengah lingkaran. Untuk bagian depan-belakang greenhouse dipasang plastik UV. Sementara atapnya menggunakan paranet.

Pengelolanya adalah Lukman, seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi greenhouse. Tak hanya menanam di dalam greenhouse, Lukman juga merawat aneka tanaman di sekitar rumahnya. Beberapa di antaranya adalah mangga, bunga hias, terong, rosela, ciplukan impor, sawi-sawian, mint, strawberry, dll.

Saat ditemui, Lukman tengah sibuk di kebun ditemani istri dan seorang asistennya.

Menurutnya, ia memanfaatkan lahan kecil/kosong yang ada di sekitaran tempat tinggalnya. Konsep yang ia usung adalah urban farming.

“Aktivitas berkebun organik ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Mulai 2017,” papar Lukman.

Greenhouse Baran Argo
(Pintu masuk ke salah satu greenhouse. Image : Ito/Orgomedia)

Baca Juga : Manfaatkan Prakiraan Cuaca untuk Hasil Panenan yang Lebih Baik

Laki-laki paruh baya itu menambahkan ia menggarap Kebun Organik Baran Agro bersama-sama dengan warga yang tergabung dalam kelompok tani.

Untuk pemasarannya, sempat bekerja sama dengan swalayan sayur “Dapurku” di Sawojajar. Namun karena terkendala dengan konsistensi produksi serta sistem pembayaran konsinyasi, kerja sama akhirnya dihentikan.

Atap Paranet Morat Marit
(Sayuran dalam greenhouse. Atap paranet yang sempat morat marit diterjang angin kencang, belum sempat dibetulkan. Image : Ito/Orgomedia)

Pemasaran hasil produksi kemudian dilakukan dengan cara gethok tular atau dari mulut ke mulut. Dipasarkan ke teman-teman Lukman dan istrinya.

Baca Juga : Banyak Manfaat Jalin Sister City di Sektor Pertanian dengan Negara Lain

Selain menjual sayur, Baran Agro juga melayani pembelian bibit yang ditanam di polibag.

“Kami juga menjual bibit, seperti waktu kegiatan GSF (Green School Festival) kemarin, banyak yang beli bibit di sini,” ungkap istri Lukman.

Lukman Pengelola Baran Argo
(Lukman, penggagas Baran Agro di kebun yang dikelolanya. Image,: Ito/Orgomedia)

Harapan ke depannya, lokasi tersebut bisa menjadi ikon Kedungkandang dan menjadi wisata edukasi organik. Mengingat, Baran Agro pernah masuk 10 besar lomba kampung tematik Kota Malang.

 

Artikel sumbangan dari Orgomedia.com.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed